Iklan Layanan

Cuplikan

Perempuan Penembus Fajar

(https://id.pinterest.com/)

Puisi Oleh: N Rohma

Tiada kata maupun ucapan yang pantas bersanding untuk mendeskripsikanmu

Karena jiwamu tidaklah pantas bersanding dengan kata-kataku.

Kataku seperti sampah tanpa daur ulang 

Sedang katamu, meski tanpa keindahan tapi menyimpan kehangatan dalam dekapku


Fajar shodiq belum menyapa, namun tasbihmu sudah mendahului di hadapan Tuhan

Ruku’, sujud, serta kekhusyukanmu seperti musim semi

Senyummu seperti musim panas di waktu pagi,

Senantiasa hangat! 


Kayuhmu seperti roda waktu tanpa peduli peluh

Hanya demi nafas-nafasmu di kala musim semi di hatimu 

Keramaian hidupmu adalah deskripsi sosial yang terpancar di balik dinding hatimu 

Kedamaianmu adalah saat rumah penghunimu kosong

Dan kebahagiaanmu adalah rahasia di balik lukisan indah di balik dinding rumahmu

Nyanyian dalam kidungmu adalah kata mutiara dalam kehidupan nafas-nafasmu


Kata-kataku memang tidak pernah cukup

Meskipun puluhan, ratusan, bahkan ribuan buku yang aku pelajari dalam seumur hidupku

Itu pun hanyalah kata tanpa makna


Sinar mentari bagai peneduh di balik ubun-ubun kepalamu 

Hembusan angin seperti mantel hujan di balik keringatmu 

Kulit tanganmu mulai keriput sebelum saatnya, tapi apa pedulimu? 

Perempuan tanpa emas, berlian, maupun barang "wah"

Hanya apa yang ada

Tanpa menyadari bahwa dirinyalah emas itu, berlian itu, dan sesuatu yang istimewa itu


Di balik fajar yang menyapa makhluk Tuhan yang masih terlelap, kamu malah sudah mendahuluinya

Dekapan tasbih dibalik jari-jarimu mengantarkanku dalam jalan Tuhan

Tengadah tanganmu adalah puisi tentangku untuk merayu Tuhan

Hujan dari matamu adalah rindumu tanpa kata, dekapan, maupun pertemuan


Untuk perempuan-perempuan penembus fajar di sana 

Lihatlah, kamu spesial! 

Karena kamu ada di balik kesuksesan muda-mudi yang menjadi nafasmu


No comments

Komentar apapun, tanggung jawab pribadi masing-masing komentator, bukan tanggung jawab redaksi.

banner